Indonesia adalah negara kepulauan dengan berbagai ciri khas budaya, suku, kepribadian, bahasa, pendidikan dan banyak hal lainnya. Dewasa kini perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa pengaruh besar terhadap perkembangan masyarakat Indonesia. Berbagai keanekaragaman yang ada di bumi pertiwi harus di satukan dalam satu tujuan sebagai suatu langkah dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Peran teknologi dan sumber daya yang berkualitas menjadi suatu kunci utama dalam mendukung hal tersebut.
Menurut United Nations Development Programme (UNDP) atau Badan Program Pembangunan PBB SDGs adalah sebuah program pembangunan berkelanjutan selama 15 tahun kedepan sejak 2015 yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dalam hal kualitas pendidikan, kesehatan, kemiskinan, industri, infrastruktur, kesetaraan gender, sanitasi, iklim, pangan, akses energi, dan hal lainnya. Hal ini menjadi target yang penting untuk menciptakan lingkungan yang harmonis dan ramah lingkungan demi keberjalanan bumi yang lebih baik.
Tujuan-tujuan SDGs tidak terlepas dari peran berbagai elemen yang ada di muka bumi ini. Setiap insan memiliki tanggung jawab dan kesempatan untuk membawa perubahan dan mengembangkan kualitas diri mereka dalam pembangunan dunia. Hal tersebut pun tak lepas dari peran mahasiswa sebagai agen perubahan. Mahasiswa, termasuk saya didalamnya, merupakan harapan dan bagian dari masyarakat yang memiliki kesempatan yang lebih untuk mendapatkan ilmu lebih tinggi dan memecahkan masalah social di masyarakat.
Tanpa adanya perubahan maka kehidupan akan stagnan dan tertinggal dari perkembangan zaman. Perubahan disini tentunya adalah perubahan menuju hal yang lebih baik terutama dalam segi pendidikan. Pendidikan merupakan kunci utama kesejahteraan masyarakat saat ini. Dengan perubahan bidang pendidikan yang baik maka kehidupan akan berjalan lebih berkualitas dan berkembang.
Perubahan dan perkembangan masyarakat tidak bsia berjalan secara spontan dan sendiri-sendiri. Semua hadir dengan berbagai kerjasama dan dukungan ebrbagai pihak. hal tersebut bisa kita lakukan dengan berkaca pada proses kemerdekaan Negara kita Republik Indonesia yang mampu melawan penjajahan dan melepaskan diri menjadi sebuah Negara merdeka dengan bantuan para pemuda dan semangat bekerjasama.
Presiden pertaman Republik Indonesia, Bung Karno hanya membutuhkan 10 pemuda untuk mengguncang dunia, seperti pada quotes yang sudah awam kita ketahui
“ Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia .”
Kalimat Bung Karno tersebut merupakan gambaran bagaimana kedahsyatan pemuda sebagai agen perubahan. Tentu saja, pemuda yang dimaksud ialah mereka yang berpikiran positif, dan berprestasi. Berangkat dari hal tersebut, saya yakin bahwa saya sebagai mahasiswa dan pemuda memilki tanggung jawab dan berperan lebih dalam perubahan besar. Besarnya kerja keras, energi, dan kemampuan yang mampu saya berikan dapat menjadikan suatu potensi yang mampu dilaksanakan dalam melakukan perubahan untuk terciptanya kesejahteraan masyarakat yang berawal dari pendidikan, kehidupan sosial, dan pola pikir para pemuda dan masyarakat di lingkungan sekitar.
Terimakasih sudah membaca, tulisan ini dibuat pada 22 Mei 2018 di Ciamis sebagai syarat essay untuk keikutsertaan di organisasi #IYOIN (ini) LC Bandung yeayyyy!!!


