Mahasiswa dalam hakikatnya adalah jelas sebagai
makhluk sosial yang tentu tak mungkin bisa hidup dan menjalankan aktivitas
hidupnya sendiri. Tak ayal semua perlu teman dan perkumpulan untuk melancarkan
hajat nya agar terlaksana dengan lebih baik. Interaksi dan komunikasi satu sama
lain mempengaruhi keberjalanan itu semua, dimulai dari mereka membuka mata
sampai kembali menutup mata untuk terakhir kalinya di dunia pastilah
membutuhkan bantuan dan interaksi dengan orang lain, bahkan hingga dia telah
tiada pun masih tetap membutuhkan pertolongan orang lain. Keadaan berhimpun
dalam kehidupan mahasiswa didefinisikan sebagai suatu wadah untuk berkumpul
satu sama lain yang didasari dengan visi atau tujuan yang sama berdasar
keprofesian atau bidang keilmuannya, guna saling melengkapi dan menyempurnakan
kebutuhan. Sudah sepantasnya bahwa berhimpun ini dijadikan sarana utama dalam
perkembangan bagi mahasiswa, karena ketika mereka bukan dalam posisi sebagai
mahasiswa, berhimpun ini pun penting untuk dilakukan.
![]() |
| Bismillah, Himarekta Agrapana ^^ |
Menurut rangkaian sejarah, berhimpun ini telah menjadi
dasar kesuksesan pertama bagi seorang manusia, apalagi mahasiswa tentunya. Kita
harus bercermin pada masa lalu sejak ribuan tahun silam, para manusia purba
telah melakukan perkumpulan atau berhimpun atas sesamanya dalam menjalankan
kegiatan seperti mencari makan dan berlindung. Berbeda kasusnya bila mereka
tidak menyatukan visi dan tujuan mereka satu sama lain, mungkin nantinya tujuan
utama mereka tidak akan tercapai dengan langkah mudah dan pasti, sehingga malah
membuat pertumpahan darah dan merugikan satu sama lain. Proses budaya yang
telah mengakar dalam diri manusia sejak dahulu ini sama pula bila dilakukan
oleh mahasiswa, mereka tentu tidak bisa melakukan pengembangan dan pemenuhan
kebutuhan secara maksimal bila mereka tidak berkumpul satu sama lain.
Pada dunia kemahasiswaan, himpunan jurusan dijadikan
suatu basis dan wadah utama dalam menyalukan aspirasi yang kuat kepada pihak
badan eksekutif mahasiswa untuk ditindak lebih lanjut lagi. Lebih dari pada
itu, peran himpunan jurusan pun cukup vital bagi mahasiswa program studi yang
berkaitan, salah satunya sebagai ajang pengembangan keilmuan dan wadah
perwujudan karya nyata yang sesuai sehingga mampu untuk diaplikasikan dan
diterapkan dalam berbagai kebutuhan.
Beberapa mahasiswa di program studi pun tak sepenuhnya
tergabung dalam wadah himpunan mahasiswa jurusan ini. Salah satu alasan mereka
adalah pribadi mereka yang merasa telah mampu berdiri tenang dalam pemenuhan
kebutuhan mahasiswa diluar himpunan mahasiswa. Hal ini tidak sepenuhnya benar,
salah pun tidak. Karena hidup adalah pilihan dan takdir telah digulirkan. Namun
perlu dikaji ulang bahwa dalam posisi mereka sebagai mahasiswa, berhimpun ini
memiliki urgensi yang sangat kuat nantinya. Kita memang bisa berjalan sendiri
namun hanya dalam waktu yang singkat, kita dipersiapkan agar dapat berjalan
secara bersama-sama, dan mengembangkan asa bersama dalam waktu yang cukup lama
bila kita bergabung dalam himpunan, karena sejatinya himpunan ini bukanlah
sekedar perkumpulan biasa, ini melibatkan cinta dan kekeluargaan yang kuat dan
melegenda.
Bandung, 11 Juni 2017
Teguh yang sedang mageran untuk pergi bukber


