Hari itu aku merasakan perasaan yang sering orang rasakan
karena diriku, ya. Lidah itu memang lebih tajam dari pada pedang. Cocok sekali
ungkapan tersebut. Lidah yang menimbulkan perkataan tak terkontrol akan membuat
hati siapa saja menjadi remuk dan sedih. Ini juga yang telah aku lakukan pada
orang lain, secara nyata dan berkesinambungan. Bukan karena tidak memiliki
kesadaran akan aktivitas tersebut, namun aku tak cukup puas dan pintar memahami
perasaan tersebut karena belum pernah merasakannya.
Hingga tibalah sekarang, orang yang mungkin juga telah
aku sakiti hatinya melakukan hal itu padaku. Sakit, sungguh. Walaupun dia
anggap hanya bercanda, atau mencoba untuk mengkritik perilakuku, tapi itu cukup
untuk mematikan semangat ku dalam bertindak. Kali ini dia mengomentari cara
berpendapatku dimuka umum yang mungkin katanya kurang penting dan tidak diangap
oleh orang. Yeahhh. Jika memang benar sih ya tidak apa-apa. Tapi mungkin dia
tahu sendiri akupun sedang mencoba aktif dan belajar berpendapat di muka umum
untuk waktu sekarang. Nah itu juga rupanya yang mungkin dan pasti sering aku
lakukan pada orang lain, teutama teman-temanku. Dalam benakku mungkin hanya
berniat untuk bercanda dan bersenda gurau, namun lebih dari pada itu perkataan
yang aku keluarkan mengakar dalam hati seseorang hingga mungkin ada satu
diantaranya yang malah menjadi terpuruk dan merasa tak percaya diri.
Allah berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا
قَوْلًا سَدِيدًايُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن
يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu
sekalian kepada Allah dan katakanlah
perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan
mengampuni dosa-dosamu. Barangsiapa mentaati Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya
ia telah mendapat kemenangan yang besar”
[Al-Ahzab : 70-71]
Lihat, sungguh jelas dalam Al-Quran bahwa mereka yang
menjaga lisan tentunya akan mendapatkan kemenangan besar yang pastinya semua
tahu bahwa kemenangan terbesar bagi pribadi ummat Islam adalah janji Allah akan
syurga-Nya kelak. Pantaskan jika kita tidak bisa menjaga lisan kita maka amal
kitapun akan berantakan sesuai dengan firman Allah tersebut, wallahu’alam.
Maka teman-teman yang aku cintai ini semoga hari kita
didunia masih panjang dan ampunan dari Allah pun masih terbuka lebar, sehingga
marilah kita sama-sama saling menjaga perkataan dan selalu menasihati dalam
kebenaran. Niat kita mungkin baik untuk mengajak saudara kita pada jalan yang
benar, namun eksekusi yang dijalankan tentu haruslah mendukung pula.
Sekian
nasihat keras untuk diriku, semoga ada hikmah dari tulisan ini.Terimakasih.
Bandung 11 Juni 2017.
Teguh Rizki dalam Ramadhan ke 16 tahun 1438 Hijriyah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar